Bulan Syawal identik dengan bulan pernikahan. Banyak pernikahan terjadi mengambil momen di bulan ini. Bagi saya menghadiri undangan pernikahan ibarat memperbarui kehidupan dan pernikahan saya sendiri. mengingat di masa belasan tahun lampau dan memperbanyak bersyukur karena Allah mengaruniai keberkahan dalam banyak sisi keluarga saya.
Setiap kali menghadiri undangan pernikahan, yang tampak di depan mata adalah sepasang pengantin yang dihias cantik, senyum orang tua, dekorasi indah dengan hiasan bunga-bunga, makanan yang berlimpah ruah disertai gubug aneka menu yang mengundang selera, pager ayu dan pager bagus yang muda dan cerah ceria, foto-foto pengantin yang dicetak besar dan memenuhi sisi-sisi gedung walimah, tamu undangan yang berdandan istimewa, kilatan cahaya kamera di sana-sini, senandung musik penghibur telinga dan sovenir mungil yang bisa jadi pengenang. Tak ada yang salah sebenarnya.
Toh semua juga berharap pernikahan adalah peristiwa yang mestinya terjadi hanya sekali dalam seumur hidupnya. Wajar kalau kemasan acaranya dibuat istimewa dan berbeda konsepnya dengan acara pernikahan yang sudah pernah ada.
Suatu saat saya mengikuti suami menghadiri pernikahan seseorang di luar kota. Subhanallah, jarang saya menjumpai pernikahan yang seperti ini. Begitu khidmat dan sederhana. Mereka memakai halaman samping sebuah masjid di kampung pengantin putri. Dengan bangku kecil yang dijajar, mereka membuat panggung untuk tempat pelaminan.
Di belakangnya adalah dekorasi yang dibuat oleh teman-teman mahasiswanya. Mereka memesan makanan kardus dari katering yang biasanya melayani makan anak kost di kota tempat mereka kuliah. tamu-tamu duduk sejajar, tak ada yang makan sambil berdiri. Mereka merasa setara karena tak ada yang dandan ngejreng dan kemilau perhiasan emas yang menarik. Pengantin diantar oleh becak ketika meninggalkan tempat acara dan pulang menuju rumah orang tua. Tak ada yang mubadzir. tak ada pula yang merasa tak dihormati, baik oleh tuan rumah atau oleh sesama tamu yang datang.
Pernikahan adalah ibadah. Sesungguhnya Rasulullah saw pun pernah berpesan agar pernikahan itu tak hanya mengundang tamu orang kaya dan melupakan yang miskin. Sehingga, sesungguhnya pernikahan bukanlah ajang menampakkan gengsi dan kesuksesan seseorang karena kemilaunya acara pernikahn yang ia selenggarakan. Bahkan ada yang menunda pernikahan karena mengumpulkan dana untuk menyelenggarakan pernikahan yang istimewa.
Bukankah menunda pernikahan tanpa waktu yang tegas justru akan memungkinkan datangnya fitnah?
Pernikahan juga bukan ladang bisnis bagi penyelenggaranya. dhitung modalnya sekian dan balik modal dari sumbangan yang datang dari para undangan mestinya sekian. Terkadang sempat terfikir di benak orang tua saat menikahkan anaknya adalah saat ia mengumpulkan lagi sumbangan yang pernah ia berikan ke orang tua yang terdahulu menikahkan anaknya. Bukankah Islam mengajari kita untuk berfikir ikhlas, bertindak dan berkata dengan ikhlas juga?
Maka, menjasederhana...dikan pernikahan sebagai satu ibadah yang tidak memberatkan mestinya adalah keniscayaan. Wajar bila orang tua ingin memuliakan para tamu, wajar pula orang tua ingin menampakkan keindahan dalam setiap jenak kehidupan anaknya. Tetapi itu tak mesti membuat
kita memicingkan mata ketika kita menghadiri pernikahan yang sederhana....
Readmore Baby...
Senin, Juli 06, 2009
Pernikahan Yang Sederhana
Do'a Dikala Ragu Akan Dirinya
Bagi yang sedang bimbang oleh sang kekasih, nih ada do'a yang bagus untuk diamalkan. Selamat Mengamalkan ya....:)
Ya Allah...
Seandainya telah Engkau catatkan
dia akan mejadi teman menapaki hidup
Satukanlah hatinya dengan hatiku
Titipkanlah kebahagiaan diantara kami
Agar kemesraan itu abadi
Dan ya Allah... ya Tuhanku yang Maha Mengasihi
Seiringkanlah kami melayari hidup ini
Ke tepian yang sejahtera dan abadi
Tetapi ya Allah...
Seandainya telah Engkau takdirkan...
...Dia bukan milikku
Bawalah ia jauh dari pandanganku
Luputkanlah ia dari ingatanku
Ambillah kebahagiaan ketika dia ada disisiku
Dan peliharalah aku dari kekecewaan
Serta ya Allah ya Tuhanku yang Maha Mengerti...
Berikanlah aku kekuatan
Melontar bayangannya jauh ke dada langit
Hilang bersama senja nan merah
Agarku bisa berbahagia walaupun tanpa bersama dengannya…
Dan ya Allah yang tercinta...
Gantikanlah yang telah hilang
Tumbuhkanlah kembali yang telah patah
Walaupun tidak sama dengan dirinya....
Ya Allah ya Tuhanku...
Pasrahkanlah aku dengan takdirMu
Sesungguhnya apa yang telah Engkau takdirkan
Adalah yang terbaik untukku
Karena Engkau Maha Mengetahui
Segala yang terbaik buat hambaMu ini
Ya Allah...
Cukuplah Engkau saja yang menjadi pemeliharaku
Di dunia dan di akhirat
Dengarlah rintihan dari hambaMu yang daif ini
----------------------------------------
Jangan Engkau biarkan aku sendirian
Di dunia ini maupun di akhirat
----------------------------------------
Menjuruskan aku ke arah kemaksiatan dan kemungkaran
Maka kurniakanlah aku seorang pasangan yang beriman
Supaya aku dan dia dapat membina kesejahteraan hidup
Ke jalan yang Engkau ridhai
Dan kurniakanlah padaku keturunan yang soleh
Amin... Ya Rabbal 'Alamin
Readmore Baby...
Jumat, Juli 03, 2009
Agar Bahtera Tetap Berlayar
Dalam Islam pernikahan merupakan suatu aqad (perjanjian) yang diberkahi antara seorang laki-laki dan seorang perempuan, yang dengan aqad itu menjadi halal bagi keduanya hal-hal yang sebelumnya diharamkan. Dengan pernikahan itu keduanya mulai mengarungi bahtera kehidupan panjang yang diwarnai cinta dan kasih saying, saling pengertian, toleransi, saling tolong menolong, masing-masing memberikan ketenangan bagi yang lain, sehingga dalam perjalanannya keduanya mendapatkan kebahagiaan.
Namun, bahtera pernikahan tidak selalu menghadapi laut yang tenang, kadang ada riak, kadang ada ombak kecil, kali lain datang ombak besar yang kesemuanya dapat membuat bahtera kita menjadi oleng. Itulah sunnatullah (ketetapan Allah), karenanya barang siapa berani berlayar ia tidak boleh takut menghadapi ombak.
Berikut ini kiat-kiat yang dapat dilakukan suami istri agar bahtera pernikahan tetap berlayar walau ombak datang menghadang.
Mendekatkan diri kepada Allah SWT
Ini adalah kiat terpenting, karena hati manusia berada di antara dua jemari Allah yang Maha Penyayang. Harm bin Hayyan seorang ahli ibadah di masa Umar ra berkata, "Tiada seorang hamba yang mendekatkan hatinya kepada Allah, melainkan Allah akan mendekatkan hati orang-orang mukmin kepadanya sampai ia mendapatkan cinta mereka." Caranya adalah suami istri saling mengingatkan tentang ibadah masing-masing, baik yang wajib maupun yang sunnah dan keduanya berusaha berpegang teguh pada nilai-nilai Islam dalam membina rumah tangga.
Betapa indahnya gambaran yang diceritakan Rasulullah SAW mengenai sepasang suami istri berikut ini, "Semoga Allah merahmati laki-laki yang bangun malam dan mengerjakan shalat, lalu membangunkan istrinya untuk mengerjakan shalat. Apabila istrinya tidak mau, ia mencipratkan air ke wajahnya. Dan semoga Allah merahmati wanita yang bangun malam dan mengerjakan shalat, lalu membangunkan suaminya untuk mengerjakan shalat. Apabila suaminya tidak mau, ia mencipratkan air ke wajahnya." (HR Abu Dawud, Nasa'l dan Ibnu Majah).
Suasana saling mengingatkan dan saling tolong menolong yang terjalin antara suami istri dalam berbuat ketaatan akan menjadikan rumah tangga insya Allah berada dalam naungan rahmat Allah. Karenanya, jika suami atau istri merasakan adanya kesenjangan dengan pasangannya, atau merasakan kesempitan/beratnya beban dalam menghadapi persoalan/masalah dalam rumah tangga maka hal pertama yang harus dilakukan hendaknya keduanya mengoreksi kualitas hubungannya dengan Allah.
Berusaha menyertai pasangan saat suka dan duka
Tiap orang memiliki kegemaran berbeda dan biasanya merupakan kesenangan tersendiri jika kita dapat menikmati kegemaran kita, itulah saat-saat 'suka' bagi kita. Karena itu orang memiliki saat-saat suka yang berbeda-beda. Begitu pula halnya dengan suami istri, kegemaran yang berbeda memungkinkan keduanya memiliki saat-saat suka yang berbeda pula. Misalnya suami mengalami saat suka kala membaca dan mengeksplorasi komputer (karena itulah kegemarannya) sedang istri mengalaminya ketika sedang 'mengeksplorasi' resep-resep baru. Dan menjadi sesuatu yang membahagiakan apabila pada saat tertentu keduanya saling menyertai dalam menikmati kegemaran pasangannya. Tidak ada salahnya jika sekali-kali ikut berpartisipasi mengaduk-aduk tepung saat istrinya sedan mencoba resep baru, keduanya dapat bersenda gurau sebagaimana pernah suatu saat Rasulullah SAW mencandai A'isyah ra ketika sedang bersama mengaduk tepung, beliau memoleskan tepung ke wajah A'isyah ra, atau saat Rasulullah SAW mengajak A'isyah lomba lari.
Demikian juga hendaknya ketika suami atau istri atau rumah tangga sedang mendapat cobaan dan ujian dari Allah SWT, keduanya saling menyertai dan menguatkan satu sama lain. Ingatlah kisah kesetiaan dan kesabaran Siti Khadijah ra menyertai Rasulullah SAW saat awal menerima risalah, menjadi pendamping beliau saat dimana semua orang bahkan kerabat Rasul sendiri memusuhi beliau, tetap menjadi pendamping beliau yang setia saat Rasulullah diboikot selama tiga tahun oleh masyarakat Quraisyi hingga mereka dan kaum muslimin lainnya harus makan rumput-rumputan karena tidak ada makanan dan bukan hanya itu, Ibunda Khadijah ra bahkan telah menyerahkan dirinya, hartanya, jiwanya dan seluruh hidupnya untuk menyertai Rasulullah SAW dalam menegakkan risalah-Nya. Keseluruhan kepribadian dan sikap Ibunda Khadijah ra ini membuat kedudukan beliau di mata Rasulullah SAW tidak tergantikan oleh istri-istri yang lain yang dinikahi beliau setelah wafatnya.
Memupuk sikap toleransi dan berusaha menjadi pemaaf bagi pasangannya
Adalah sesuatu yang tidak mungkin jika kita berharap pasangan kita selalu melakukan yang sesuai dengan keinginan kita atau selalu menjadi yang kita inginkan atau tidak melakukan kesalahan. "Manusia itu tempatnya salah dan dosa," demikian kata Rasulullah SAW. Karena itu yang terbaik adalah masing-masing berusaha memiliki toleransi yang besar terhadap hal-hal yang dilakukan pasangannya tidak sesuai keinginannya, dan menjadi pemaaf terhadap kesalahan yang dilakukan pasangannya, tidak mengingatnya dan tidak menyebutnya dari waktu ke waktu.
"Dan hendaklah mereka memaafkan dan berlapang dada. Apakah kalian tidak ingin supaya Allah memberi ampunan kepada kalian?" (QS An-Nur: 22)
Menjaga 'rahasia' pasangan
Setiap orang memiliki 'rahasia' yang tidak suka diceritakan atau diketahui orang lain, begitu pula halnya dengan pasangan suami istri. Walaupun suami istri terkadang saling mengetahui 'rahasia' pasangannya, keduanya tetap tidak suka jika rahasia tersebut diketahui orang lain. Karena itu hendaknya suami istri saling menjaga rahasia pasangannya, yang demikian itu lebih dapat menjaga perasaan masing-masing sehingga mewujudkan rasa saling percaya diantara keduanya. Terlebih bila rahasia itu menyangkut hubungan suami istri, Ingatlah sabda Rasulullah SAW, "Sesungguhnya orang yang paling buruk kedudukannya di sisi Allah pada hari kiamat laki-laki yang menggauli istrinya dan wanita yang menggauli suaminya, kemudian salah seorang dari keduanya menceritakan rahasia suami istri itu." ***
Readmore Baby...
5 Perjuangan menuju perkawinan yang langgeng & harmonis
Memang, Pernikahan yang langgeng dan bahagia tidak datang secara otomatis. Harus ada perjuangan khusus untuk itu. Di antaranya adalah hal-hal yang sebetulnya sangat ‘sehari-hari’, namun sering terlupakan. Lima di antaranya adalah:
1. Kemampuan untuk berubah dan menyesuaikan diri dengan perubahan
Pernikahan yang diawali dengan kematangan dan pola pikir yang realistis tak akan gampang guncang oleh perubahan. Fase perubahan yang terjadi pada masing-masing, baik suami maupun istri akan dianggap bukan sebagai akhir dari hubungan mereka, melainkan suatu realitas yang mau tak mau harus dilewati. Modal dasarnya? Apa lagi kalau bukan kemampuan untuk beradaptasi.
2. Saling percaya
Kepercayaan merupakan modal yang tak ternilai dalam lembaga perkawinan. Ketika bibir anda terkunci karena malu berbicara dengan dunia luar, suamimulah tempat anda menuangkan isi hati. Mengetahui seseorang yang Anda cintai tetap setia menemani Anda, bahkan di hari-hari paling buruk sekalipun, adalah anugerah yang tak bisa terganti dengan apapun. Intinya, perasaan aman dan percaya mampu membunuh ‘monster’ perceraian.
3. Kekuasaan yang seimbang
Mereka yang telah menikah pasti merasakan adanya pergeseran di bidang wilayah kekuasaan pribadi dan kebebasan. Tetapi, toh, mereka merasakan kebutuhan akan intervensi dari pasangannya, Kebutuhan ini tidak semestinya dipandang sebagai hal yang negatif. Mereka tak merasa ketergantungan itu sebagai pertanda kehilangan identitas. Bahkan, pasangan yang sudah lama menikah, mengasosiasikan kebutuhan ini sebagai keseimbangan dalam tugas rumah tangga, sekaligus sebagai bentuk dari memperhatikan satu sama lain.
4. Bahagia jika ada si dia
Pasangan suami-istri sebaiknya tetap menikmati hari-hari di mana bisa melakukan kegiatan bersama pasangannya. Tak perlu acara makan malam yang romantis ataupun bertamasya ke luar kota. Sekadar menonton acara televisi bersama, seraya diiringi dialog dan beberapa kali kecupan di pipi, bisa menjadi malam yang istimewa. Dan hal itu bisa menjadi salah satu modal langgengnya hubungan.
5. kenang selalu masa indah berdua
Masa lalu yang Anda lalui bersama adalah tali penyambung hubungan Anda di masa depan. Layaknya bayang-bayang, peristiwa di masa lampau, seperti saat bulan madu ataupun kelahiran anak pertama, adalah fondasi yang melekatkan Anda sebagai pasangan suami-istri. Kemampuan Anda untuk tumbuh dan bertahan melewati duri dan onak pernikahan adalah jembatan pada kebahagiaan perkawinan, Anda berdua jadi makin mantap menatap masa depan. Anda pun makin hari makin yakin bahwa si dia adalah partner sejati Anda. Kemarin, sekarang, dan esok.
Readmore Baby...
30 Tanda Jatuh Cinta
Rasa jatuh cinta sukar digambarkan mahu pun diucapkan dengan kata-kata. Siapa yang jatuh cinta akan sentiasa diusik perasaan. Semua menjadi indah dan membahagiakan. Namun mengalami cinta umpama bermain api. Jika tahu mengendalikannya, selamat diri. Jika tidak, terbakar hangus dan merana diri. Remaja dan belia bahkan yang sudah berumahtangga pun akan mengalami cinta. Semuanya kerana cinta tidak mengenal usia dan latar belakang. Cinta boleh terjadi bila-bila masa. Jadi bagaimana mengenali bila dan bagaimana seseorang itu dihinggapi rasa cinta? Cuba semak 30 tanda jatuh cinta di bawah ini supaya dapat melengkapi diri sebelum menghadapi atau menangkisnya. Terpulang sama ada mahu teruskan pemburuan cinta, mengalami percintaan atau menghindari cinta. Asalkan anda bahagia.
1. Sukar melelapkan mata
Biasanya anda jarang mengalami masalah untuk tidur. Kali ini, sejak bertemu dan berkenalan dengannya ingatan anda kepada si dia kian menebal hingga mengganggu tidur anda.
2. Perasaan sentiasa berdebar
Perasaan anda sentiasa berdebar-debar jika bertembung dengan si dia di jalan. Malah anda jadi kelam kabut dan menggeabah apabila dia menghampiri anda.
3. Suka ambil tahu
Anda semakin berminat untuk ambil tahu tentang latar belakang dan perkembangan si dia. Anda tekun mendengar cerita mengenai si dia dan sering bertanya tentang si dia dari kawan-kawannya.
4. Resah gelisah
Hati anda merasa resah dan gelisah bila si dia tidak kelihatan. Anda tercari-cari kalau-kalau terlihat kelibat bayangnya.
5. Dihinggapi cemburu
Anda mula merasa cemburu bila si dia berbual dan melayan kehadiran orang lain sekalipun kawan-kawanya. Ikutkan hati anda, biarlah dia berbual dan melayan anda seorang. Sikap anda itu ketara kelihatan sehingga disedari kawan-kawan anda sendiri.
6. Hobi baru, termenung
Bila tidak melakukan sesuatu, anda segera termenung. Fikiran anda jauh melayang dan pancaindera anda tertutup untuk menyedari hal-hal yang berlaku di sekeliling anda. Di mata anda terbayang-bayang wajah si dia dan anda berada di sampingnya.
7. Dating
Ada sahaja alasan anda ajukan kepadanya untuk berjumpa. Kemudian secara terang, anda tawarkan keluar bersama. Kesempatan yang terluang atau di hari cuti pasti anda habiskan untuk dating. Kadang-kadang anda buat temujanji lagi di waktu malam sekalipun baru petang tadi anda berdua sudah berjalan-jalan.
8. Rindu.
Anda tidak dapat mengawal perasaan. Setiap saat mengingati si dia, bagaikan terdengar suaranya sayup-sayup di telinga. Apapun yang dipandang akan mengingatkan anda kepada si dia. Anda ingin berjumpa dan melihat wajahnya.
9. Bergayut di telefon
Sekalipun bayaran telefon mahal, anda sanggup menghabiskan masa berjam-jam sehingga terjejas masa tidur anda hanya untuk berbual kosong dengan si dia. Anda tidak peduli kalau bil meningkat atau perlu beli kad telefon banyak-banyak. Yang penting dapat dengar suaranya untuk melepaskan rindu. Lagipun anda baru lena tidur setelah mendengar suara si dia.
10. Berubah citarasa
Kehadiran si dia berjaya mengubah citarasa anda tentang pelbagai perkara. Sejak kebelakangan ini, anda lebih berminat untuk menghayati senikata lagu-lagu berirama sentimental yang bertemakan percintaan. Sebelum ini anda lebih gemar mendengar irama rock, heavy metal dan hip hop.
11. Memberi hadiah
Anda memberi si dia hadiah padahal hari lahirnya masih jauh. Anda peka dengan perkembangan semasanya supaya dapat dijadikan alasan untuk memberikan hadiah. Malah, tiap bulan anda memberikannya hadiah sekalipun harus berbelanja besar. Yang pasti, anda akan memberikan hadiah yang paling istimewa di hari lahirnya nanti.
12. Awal ke tempat kerja
Sejak menaruh minat kepadanya, anda lebih bersemangat untuk datang ke pejabat malah datang lebih awal lagi. Anda harapkan ada peluang anda berbual berdua dengannya atau sarapan pagi bersama di kantin.
13. Lebih rajin
Prestasi kerja anda semakin men ingkat jika dibandingkan sebelum ini. Anda jadi lebih semangat, kreatif dan berfikiran positif. Perkembangan anda yang membanggakan itu disenangi kawan-kawan dan majikan.
14. Menjaga penampilan
Penampilan anda tidak lagi ringkas dan sederhana. Meskipun anda lelaki, anda akan mengunjungi salon kecantikan untuk potongan rambut yang bergaya dan rawatan muka. Pakaian anda berubah corak menjadi lebih menjurus kepada fesyen mutakhir. Wajah berhias dengan mekap hingga nampak mempersona. Dari rambut ke hujung kaki anda cantik menawan dan segak bergaya.
15. Defensif
Maknanya anda melakukan pembelaan. Pantang orang lain salah cakap atau sekadar mengusik, anda akan mempertahankan si dia meskipun sampai anda marah dan timbul permusuhan. Ada masanya percakapan mereka itu ada kebenarannya, tetapi anda tetap bersikap defensif.
16. Merajuk
Sedikit salah, sedikit silap anda lekas merajuk. Anda sanggup tidak makan tengahari atau tidak menegur sapa selagi si dia tidak menegur dan meminta maaf. Anda juga terus merajuk sehingga dia berkali-kali memujuk.
17. Mudah bersalah sangka
Anda mudah merasa hampa lalu kecewa jika kemahuan atau permintaan anda tidak dipenuhi. Misalnya si dia tidak hadir temujanji, anda sangka dia mungkir janji. Anda anggap dia tidak memberi perhatian dan tidak mempunyai perasaan.
18. Sentiasa kata ‘Ya’
Apa pun katanya, pendapatnya dan permintaannya, anda jawab dengan ‘Ya’. Anda sentiasa akur dan menurut sekalipun ada di antara permintaannya yang keterlaluan dan pendapatnya kurang anda senangi.
19. Sanggup berkorban
Untuk si dia sanggup bersusah payah melakukannya semuanya. Dengan rela hati anda jadi pemandu peribadinya, jadi orang suruhan, meluangkan diri anda untuknya di hari cuti dan memenuhi setiap permintaannya.
20. Jadi orang lain
Tiba-tiba anda jadi pelakon yang terbaik kerana mahu memenuhi cirri-ciri peribadi yang menjadi idaman si dia. Di depannya anda seorang romantik dan berlemah lembut sekaipun kenyataannya anda seorang yang kasar dan mudah marah. Demi si dia, anda sanggup berubah menjadi orang lain.
21. Prihatin
Anda bukan hanya ambil tahu malah sentiasa menghulurkan tangan membantu. Anda akan pastikan si dia tidak mengalami sebarang masalah dalam kehidupan sehariannya dan menjamin kebajikan dan keselamatannya.
22. Berkhayal
Potret wajah si dia jadi teman setia di waktu keseorangan. Ada masanya anda habiskan masa hanya merenung wajahnya di potret sambil berangan-angan jauh. Berkhayal seperti itu anda rasa bahagia.
23. Inginkan persamaan
Sejak mengenali si dia anda berusaha mengikuti kegemaran dan citarasa untuk mempamerkan anda meminatnya. Anda akan mengemari filem dan lagu Hindustan, masakn barat dan meniru setiap tingkah lakunya. Anda mahukan wujud persamaan anda dengan si dia.
24. Sumber ilham
Kata-katanya menjadi pendorong semangat. Anda sedari bahawa anda mempunyai kemampuan untuk melangkah jauh dan mengejar cita-cita anda. Rupanya anda ada kelebihan tersendiri yang baru anda sedari. Si dialah yang membuka minda anda. Dialah sumber ilham anda.
25. Pasang impian
Anda sering termenung membayangkan impian masa depan anda bersama dia. Selalu berdua ke mana sahaja, lalu mendirikan rumahtangga, mempunyai sejumlah anak yang comel dan tinggal dalam sebuah rumah idaman bersama. Anda dan dia sama-sama susah dan senang dalam menjayakan cita-cita sekeluarga.
26. Suka memuji
Dari pendiam anda jadi seorang yang ramah mesra dan suka memuji. Anda peka dengan penampilan si dia dan lekas memberikan pujian dan sanjungan. Hati anda rasa berbunga-bunga dapat memuji dan apalagi kalau dia merasa bangga dan senang hati oleh puji-pujian anda.
27. Mulut manis
Anda hanya berkata hal-hal yang baik sahaja ketika bersamanya. Anda akan bersetuju dan mendukung percakapannya sekaipun tidak anda sukai. Tujuannya kerana anda tidak mahu menyinggung perasaan. Tambahan anda tidak mahu menjejaskan perhubungan yang baru berputik itu.
28. Tanda ingatan
Anda memberikan sesuatu yang istimewa seba gai tanda ingatan. Jika buku diberikan, anda akan tulis sedikit kata-kata di dalamnya sebagai renungan atau kenangan. Di hari raya anda hulurkan kad raya atau kad ucap selamat di hari lahirnya. Sekalipun tidak berterus-terang, dari kata-kata yang tercoret di dalam buku dan kad dapat mencerminkan luahan isi hati anda terhadapnya.
29. Inginkan perhatian
Anda selalu mengharapkan si dia memberikan perhatian dan mahu meluangkan masa bersama anda. Walaupun anda tidak mahu menyusahkan si dia, namun sedikit perhatian yang diberikannya sudah cukup menggembirakan hati dan anda hargai.
30. Bertekad memilikinya
Secara drastik, anda berhasrat untuk memilikinya. Apapun keadaan dirinya, anda pasrah dan menerima. Anda ingin selalu di sampingnya, menjadi teman hidupnya sehidup semati.
10 Sikap Wanita Yg Disukai Lelaki
Sikap Keibuan
Banyak lelaki yg terpikat pada wanita yg bersikap keibuan, lembut, mengambil berat dan penuh kasih sayang. Wajah yg keibuan mampu membuat lelaki berasa tenteram ketika sedang stress, cemas dan gelisah dan senang hati ketika mahu bermanja. Jangan tunggu sampai melahirkan baru nak tonjolkan sikap keibuan. Setiap wanita ada potensi keibuan dalam diri masing-masing.
Keanak-anakkan
Dalam batas yg wajar, sifat keanak-anakan seorang wanita menjadi daya tarikan di mata lelaki. Mereka berasa terhibur dengan keletah anda. tetapi tentulah bukan sifat keanak-anakkan yg melampau dan menyakitkan hati tetapi sikap keanak-anakan yg menyenangkan. Misalnya, kemanjaan wanita yg membangkitkan naluri kebapaan dan kelakian lelaki. Wanita ceria membuat lelaki lebih berghairah.
Penuh Pengertian
Sikap pengertian wanita membuat lelaki berasa dihargai dan diterima seadanya. Sikap ini tercermin dari perasaan mudah memaafkan, memilih waktu yg tepat utk berbincang masalah dan sebagainya. Contohnya ketika lelaki melakukan kesilapan, wanita yg berpengertian tidak terus mengeluarkan kata2 yg kasar atau menuduh bukan2 sebaliknya cuba mengerti duduk persoalannya.
Menghargai
Wanita yg menghargai lelaki adalah wanita idaman lelaki. Berbeza dgn wanita yg suka diperlakukan dgn lembut, lelaki suka dihargai, dipuji dgn tulus ikhlas dan diberi kepercayaan. Penghargaan dari wanita membuat lelaki berasa bangga.
Menjaga Penampilan
Lelaki menyukai wanita yg pandai menjaga penampilannya agar sentiasa kelihatan cantik, bersih, kemas dan menarik. Penampilan yg baik menunjukkan wanita tersebut menghargai dirinya.Dia akan murah senyuman, pandai merawat tubuhnya, meningkatkan kualiti hidupnya dan memberi yg terbaik kepada dirinya.Dia suka dan bersyukur dengan dirinya dan secara tidak langsung memancarkan pesona yg menyebabkan lelaki juga menyukainya. Apabila sudah berumahtangga, wanita tersebut terus menjaga penampilan dirinya dan kesihatan tubuh badan walau sudah beranak-pinak. Siapa yg tidak suka isteri yg masih kelihatan cantik dan ramping walau dah punya anak 3??
Pandai berbicara
Lelaki tertarik dgn wanita yg pandai berkomunikasi dan boleh diajak berbual. Walau topik perbualan yg disukai lelaki berbeza dgn topik kegemaran wanita,wanita tersebut dapat mengimbanginya. Dia bukan sekadar teman berbual yg pasif, tetapi dapat memberi respon dan pendapat yg baik. Dia juga tahu menjadi pendengar yg baik, serta mengalihkan topik yg agak serius kepada perbualan yg lebih menarik. Lelaki juga suka dengan wanita yg suka bergurau dan pandai berjenaka serta boleh menerima jenaka lelaki dgn baik dan berfikiran terbuka.
Pandai Bergaul dan Menyesuaikan Diri
Wanita yg pandai bergaul dan menyesuaikan diri mempunyai nilai lebih di mata lelaki. Wanita tersebut tahu menghadapi orang yg lebih tua dan cara berhadapan dgn orang yg lebih muda. Apabila berhadapan dgn suasana yg baru, wanita tersebut tidak gentar malah cepat menyesuaikan diri. Dia mudah di ajak ke mana saja dan tidak kekok samada di bandar atau di kampung.
Menghormati Diri Sendiri
Lelaki suka dgn wanita yg menghormati dirinya sendiri sebagai seorang wanita, bersikap sopan dan mempunyai etika. Wanita yg menghormati dirinya sendiri mempunyai keyakinan dan tahu apa yg baik dan buruk diperlakukan oleh seorang lelaki terhadap dirinya. Jadi dia tahu apa yg dia inginkan dan mahu elakkan serta menjaga maruah dirinya. Dia tidak akan merendah-rendahkan dirinya dan tidak akan membiarkan lelaki memperlakukan dirinya sesuka hati.
Simpati dan Prihatin
Lelaki suka wanita yg murah hati, mengambil berat, simpati pada nasib yg susah, sayangkan kanak-kanak dan tidak memilih bulu. Kebaikan yg wajar dan spontan mencerminkan hati yg mulia. Ada kecantikan dalaman pada dirinya yg memancar keluar dgn indah dan mempesona.
Readmore Baby...
Rabu, Juli 01, 2009
Kasih Tak Sampai
Sahabatku rahimakumullah...
Sebagaimana Ia (Allah) menghadirkanmu ke dunia ini dengan rasa cinta, melalui perantara seorang ummi yang penuh kasih, karena itulah...rasa yang begitu kuat terpatri di Qalbumu adalah rasa cinta (ingin dicinta dan mencinta)...
Kita tumbuh laksana tunas pohon kecil yang mengeluarkan dedaunannya dan ketika kuncupnya menyembul... Bersama itu pula timbul hasrat dihatimu untuk mencari pasangan hidup, teman berbagi suka duka di alam ini..
Cinta merupakan karunia Ilahi.., hadirnya tanpa diundang..., tiba-tiba kita sadari ia kuat tertanam laksana akar pohon yang rindang
Sahabatku rahimakumullah
Kurasakan getar Qalbumu manakala kau bercerita penuh harap kepadanya. Ia laksana kilau permata yang penuh cahya dimatamu Mencintainya ibarat kuncup bunga di Qalbumu Yang siap untuk mekar dengan keharumannya yang memikat Namun ternyata Jangankan mekar yang kau dapat Kuncup itu layu sebelum berkembang Manakala kau sadari Dia tak pernah mencintaimu!, tak pernah menaruh hati padamu!!, tak pernah menginginkanmu!!! Tak pernah !!!
Kekecewaanmu kau tumpahkan dalam sebuah syair lagu (walau hanya kau yang tahu...) Lirih perlahan mengalun
-------
"Kau bagaikan telaga yang jernih
Yang sejuk airnya serta menyegarkan
Ditumbuhi pepohonan rindang Disekelilingmu
Kau sadari akan seseorang
Yang mencintaimu Setulus hatinya
Dan kau beri satu pengertian
tentang sebuah cinta yang tak kesampaian
Kau hargai satu cinta kasih
Kau buktikan tanpa menghinanya
Walau seringkali kau acuhkan dia yang menyayangimu
Kau berarti baginya Kharisma didirimu Dambaan hatinya"
-------
Aduhai gerangan sungguh beruntung yang mendapatkan cintamu Dan ketika kau kutanya kenapa? Dengan ungkapan pilu engkaupun berkata:
"Entahlah Akupun tidak tahu. Namun yang terpenting Dari sekian banyak manusia, dari sekian banyak insan dunia Bagiku...Dialah yang terindah...terbaik..., dan paling mempesona...!" Pancarannya begitu tajam menghunjam!! Sungguh tak 'kan ada yang bisa menggantikannya Walau dicari di belahan bumi manapun, tetaplah dia orangnya!!!
Aduhai...gerangan...perih nian yang kau rasa... Kalau begitu baiklah... Kan kuajak dirimu terbang ke sebuah tempat yang bernama "Negeri kesunyian" Kenapa ??? Karna engkau butuh kesendirian untuk mengobati luka hatimu...
Kita tlah sampai... Tak ada seorangpun yang akan mendengar perbincangan kita... (Listen to me please!!! Dengarkanlah aku baik-baik sahabatku...!!!)
Sahabat... Tahukah engkau? Manakala engkau telah merasa mencintai seseorang... Itu sama artinya engkau t'lah menghamba padanya?...
Sadarkah dirimu? Manakala engkau tahu ia tidak mencintaimu ... Itu artinya ia menunjuk pada kekuranganmu?...
Tidak terfikirkah olehmu? Jika yang kau harap saja tidak bisa mencintaimu... Apalagi Yang Menciptakannya???!!!...
Astafirughlaahul 'aziim...
Astafirughlaahul 'aziim...
Astafirughlaahul 'aziim...
(Ucapmu seraya menjerit tertahan... titik-titik embun menggenang di kelopak matamu...mengalir perlahan...membasahi pipi...) Mengangislah...kalau itu yang membuat hatimu tenang...
Sahabat... Aku bersyukur kepada Allah kau sadari kini kekhilafanmu... Bahwa ter-amat sulit untuk menggapai Cinta_Nya bisa engkau pelajari dari makhluk_Nya yang bernama manusia... Karena itu...Perbaikilah segala sesuatu yang ada padamu... Bangkitlah untuk menjadi yang terbaik...
Sahabat... Sesungguhnya yang ada padamu sudah ter-amat sempurna... Rupa wajahmu adalah yang terindah yang kau miliki... Namun?sinarannya belum terlihat... Masih pudar dan perlu dibersihkan... Dimana letaknya tersimpan di dasar yang paling dalam... Sulit terjangkau?Itulah Qalbu (hati) mu... Jika sinarnya telah mendekati kesempurnaan... Kilaunya akan memancar ke luar... Itulah namanya kecantikan/ ketampanan hakiki...
Sesungguhnya... Seseorang mencintaimu tidaklah melihat dari kecantikan (ketampanan) atau kekayaanmu... Tetapi ia melihat pancaran yang ada pada Qalbumu... Kenapa? Karena kecantikan/ ketampanan akan sirna bersama berlalunya waktu... Kekayaan akan lesap bersama perputaran roda kehidupan... Sedangkan pancaran Qalbu akan senantiasa abadi bersama ridha Ilahi kepadamu...
Namun satu hal yang harus kau ingat! Tak selamanya cinta itu berati memiliki... Ibarat Qalbumu...yang bebas bergerak tanpa bisa kau cegah... Kenapa? Karena ia hidup sebagaimana arus air yang mengalir... Engkau saja tak dapat memiliki hatimu, apalagi kepunyaan orang lain? Yang berhak memilikinya adalah Allah...
Wahai sahabat... Bukankah sesuatu yang kau sulit mendapatkannya sulit pula kau lepaskan? Demikianlah seseorang itu di hatimu... Bukankah Kasih tak sampai benteng dirimu untuk senantiasa menjaga kesucianmu? Terutama Qalbumu...(Yang senantiasa wajib kau jaga kesuciannya)..(Silahkan buka kembali lembaran artikel "Kekasih Sejati" dan "Kemana Akan Dicari Gantinya???" di bawah ini).
Karena itulah... "Kasih Tak Sampai" merupakan cermin bagimu ... untuk mengerti arti Cinta Sejati yang sesungguhnya...
Sesungguhnya Cinta dijadikan Allah indah di dalam Qalbumu... Keindahannya akan kau temukan manakala kau dapatkan hatimu mencintai Allah... Tak ada makhluk yang sempurna di muka bumi ini kecuali diri_Nya...
Karena itu... Laa tahzaan wa laa takhaaf (Janganlah sedih dan janganlah takut...) Innallaaha ma'ana (Sesungguhnya Allah bersama kamu...) Betapa dengan sayang_Nya Ia berkata:
"Thayyibaa tu litthayyibiina watthayyibuuna litthayyibaati" Wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik untuk wanita-wanita yang baik (pula). (QS. An Nur 24:26)
Wallaziina aamanuu asyaddu hubban-lillah Orang-orang yang beriman amat sangat cinta kepada Allah. (QS. Al Baqarah 2:165)
Yuhibbuhum wa yuribbuu nahuu Dia (Allah) mencintai mereka dan mereka mencintai_Nya. (QS. Al Maidah 5:54)
Readmore Baby...
Bila Kasih Tak Sampai
Ada banyak kisah cinta di dunia ini yang penuh haru-biru. Sebut saja kisah Rama-Shinta, Romeo and Juliet, atau cerita Kais dan Laila, yang semuanya menceritakan lika-liku perjalanan cinta dengan penuh derai air mata.
Kisah kasih seperti pada cerita-cerita seperti di atas mungkin saja pernah terjadi dalam kehidupan kita dengan alur dan setting yang berbeda. Ada duka, ada suka, ada yang perjalanan cintanya mulus, ada pula yang tersandung berbagai masalah dan tak sedikit pula kisah cintanya bertepuk sebelah tangan.
Seorang teman bercerita kepada saya tentang kisah cintanya. Kesederhanaan seorang gadis telah mampu memikat hatinya. Namun perasaan cintanya kepada sang gadis tak terucapkan, hanya terpendam di relung hatinya.
Waktu terus berlalu, dan sang gadis dilamar orang. Penyesalan dan kesedihan pun datang disaat pujaan hatinya sudah bersanding bersama orang lain. Jika ia mampu mengungkapkannya sejak dulu, mungkin hal ini tidak akan terjadi. Begitulah penyesalan teman saya tersebut. Pembaca mungkin juga punya pendapat yang sama.
Tapi menurut saya, cepat atau lambat dalam mengungkapkan perasaan tidak akan merubah jalan hidup yang sudah ditetapkan. Yang penting adalah bagaimana kita menyikapi atas keputusan takdir itu. Mungkin kisah saya ini akan memberikan gambaran yang jelas.
Dulu pernah saya mengagumi seorang pemuda. Tidak seperti teman saya tadi, saya tidak memendamkan perasaan saya, perasaan hati saya utarakan langsung kepada pemuda itu. Tapi sayang, cinta saya bertepuk sebelah tangan. Namun, saya tidak berputus asa. Saya terus menaruh harapan untuk bisa mendapatkan hatinya. Do’a tak henti dipanjatkan dan pendekatan dengannya terus dilakukan.
Tiba-tiba saya mendengar kabar yang mengejutkan, pemuda yang saya kagumi akan menikah dengan gadis pujaan hatinya. Hati saya hancur, segala usaha menjadi sia-sia. Lalu saya protes kepada Allah. Kenapa do’a saya tidak dikabulkan? Padahal sholat selalu saya kerjakan tepat diawal waktu, zikir selalu mengiringi do’a yang dipanjatkan, bahkan tahajud pun saya lakukan. Tapi kenapa Allah tidak mengabulkan do’a saya? Mana janjiMu yang akan mengabulkan setiap do’a-do’a dari hambaMu? Begitulah ungkapan kekecewaan saya pada Allah.
Namun, ketika itu juga saya disadarkan oleh suara dalam hati saya sendiri, yang mengatakan, sesungguhnya saya tidak berhak menuntut apa-apa, saya tidak berhak atas pemuda itu, bahkan saya tidak berhak atas diri saya sendiri. Karena semua itu adalah milik Allah, Dialah yang berkuasa dan menentukan pendamping hidup buat pemuda itu. Akhirnya, derai air mata kecewa pun berubah penyesalan yang dalam atas dosa saya kepada Allah.
Kegagalan cinta – ketika cinta bertepuk sebelah tangan, bila kasih tak sampai terhalang restu, terpisah oleh waktu dan lainnya – sedikitnya pasti menimbulkan kekecewaan di hati. Tidak sedikit pula kita lihat orang yang frustasi karena kasihnya tak sampai. Lantas, kita pun menyalahkan keadaan atas kegagalan itu. Teman saya menyalahkan dirinya yang terlambat mengungkapkan perasaannya kepada sang gadis pujaan, dan saya pernah menyalahkan Allah karena merasa tidak adil. Kita pun akan menyalahkan orang tua apabila mereka tidak memberi restu, menyalahkan kemiskinan ketika sang pujaan hati lebih memilih orang yang bermateri, menyalahkan takdir ketika ajal menjemput kekasih hati, menyalahkan orang lain yang telah berhasil merebut pujaan hati, menyesali pertemuan yang pernah terjadi an lain sebagainya.
Keadaan seperti itu bisa saja membuat kita hilang kendali dan akhirnya menempuh jalan yang salah – nge-drug, pergi ke dukun, membunuh orang, bahkan melakukan bunuh diri – untuk menghapus duka dan kecewa ataupun untuk membalas sakit hati.
Seberat apapun penderitaan dan sehebat apapun kesedihan yang melukai hati kita – sebagai akibat dari kegagalan cinta – marilah kita maknai sebagai bagian dari keputusan yang Maha Kuasa, sebagai skenario dari Allah.
Bagi saya, kegagalan cinta – bila kasih tak sampai – membuat saya mengerti makna cinta sejati. Untuk siapakah sebenarnya cinta sejati itu atau siapakah yang lebih pantas untuk dicintai? Hanya Allah yang pantas kita cintai.
Namun bila saya menyukai seseorang, akan saya berikan kasih sayang atau cinta saya kepadanya sebagai cinta karena kasih sayang, yang telah Allah tanamkan ke dalam hati saya. Bukan cinta disamping cinta kepada Allah. Dengan begini, insya Allah, saya tidak akan merasa kecewa bila gagal dalam cinta atau bila kasih tak sampai.
Readmore Baby...
Seks Bebas Remaja Indonesia Merajalela
Orangtua mana yang tak bergidik mengetahui data tentang perilaku seks bebas remaja Indonesia masa kini dibawah ini. Seks bebas sungguh telah menjadi hal biasa! Bagaimana cara menangkalnya? Penelitian di pelbagai negara menemukan bahwa anak remaja akan terhindar dari keterlibatan dengan seks bebas, jika mereka dapat membicarakan masalah seks dengan orang tuan. Artinya, orang tua harus menjadi pendidik seksualitas bagi anak-anaknya! Telah siapkah kita, para orangtua menjadi pendidik seksualitas bagi anak-anak kita? Bagaimana meluweskan lidah kita agar tak kelu ketika harus bicara saru dengan anak-anak kita?
KH Abdul Rasyid Abdullah Safii terlihat resah sekali. Pemimpin Yayasan Perguruan Islam As-Syafi’iyah ini memberikan beberapa lembar kliping koran. ”Tolong baca ini. Saya tidak tahu apa yang terjadi pada bangsa ini,” katanya singkat. Kiai Rasyid tak banyak bicara, namun raut wajahnya memperlihatkan betapa ia risau betul atas pemberitaan media massa itu.
Fotokopi kliping berbagai media itu, ketika saya baca, memang sangat merisaukan. Media Indonesia (6/1) mengutip Kantor Berita Antara menulis, ”85 Persen Remaja 15 Tahun Berhubungan Seks”. Warta Kota (11/2) memberi judul, ”Separo Siswa Cianjur Ngesek”. Kemudian, Harian Republika terbitan 1 Maret 2007 menulis, ”Penyakit Menular Seksual Ancam Siapa Pun”. Dalam berita itu ditulis pula, ”Hampir 50 persen remaja perempuan Indonesia melakukan hubungan seks di luar nikah.”
Berita di Republika mengutip hasil survei Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI). Survei dilakukan pada 2003 di lima kota, di antaranya Bandung, Jakarta, dan Yogyakarta. Hasil survei PKBI, yang juga dikutip Media Indonesia, menyatakan pula bahwa sebanyak 85 persen remaja berusia 13-15 tahun mengaku telah berhubungan seks dengan pacar mereka. Penelitian pada 2005 itu dilakukan terhadap2.488 responden di Tasikmalaya, Cirebon, Singkawang, Palembang, dan Kupang.
Ironisnya, menurut Direktur Eksekutif PKBI, Inne Silviane, hubungan seks itu dilakukan di rumah sendiri –rumah tempat mereka berlindung. Sebanyak 50 persen dari remaja itu mengaku menonton media pornografi, di antaranya VCD. Dari penelitian itu pula diketahui, 52 persen yang memahami bagaimana kehamilan bisa terjadi.
Penelitian lain dilakukan Annisa Foundation, seperti dikutip Warta Kota. Diberitakan, 42,3 persen pelajar SMP dan SMA di Cianjur telah melakukan hubungan seksual. Menurut pengakuan mereka, hubungan seks itu dilakukan suka sama suka, dan bahkan ada yang berganti-ganti pasangan. Penelitian ini dilakukan Annisa Foundation (AF) pada Juli-Desember 2006 terhadap 412 responden, yang berasal dari 13 SMP dan SMA negeri serta swasta.
Laila Sukmadewi, Direktur Eksekutif AF, mengatakan hubungan seks di luar nikah itu umumnya dilakukan responden karena suka sama suka. Hanya sekitar 9 persen dengan alasan ekonomi. ”Jadi, bukan alasan ekonomi. Yang lebih memprihatinkan, sebanyak 90 persen menyatakan paham nilai-nilai agama, dan mereka tahu itu dosa,” ujar Laila. Dijelaskan, sebagian besar mereka menggunakan alat kontrasepsi yang dijual bebas, sebanyak 12 persen menggunakan metode coitus interuptus.
Fakta-fakta itu telah menjelaskan kerisauan KH Rasyid. Ia berujar dalam nada getir, ”Bencana yang terus menimpa bangsa ini dapat diperbaiki, namun bencana akibat rusaknya moral, bagaimana memperbaikinya?” Tidak hanya KH Rasyid, siapa pun yang peduli terhadap bangsa ini, tentu menarik napas dalam-dalam. Betapa pilu, para remaja itu paham pada ajaran agama, paham dosa, dan akibat yang ditimbulkannya. Pasti ada yang salah terhadap bangsa ini.
Tayangan televisi, media-media berbau porno, semakin mendekatkan para remaja itu melakukan hubungan seks di luar nikah. VCD dan DVD porno begitu mudah diperoleh hanya dengan Rp 5.000. Sekali dirazia, setelah itu bebas lagi diperjualbelikan. Sistem pendidikan yang mengejar angka-angka pun memberi andil kerusakan generasi muda itu.
Hasil survei itu semestinya menyadarkan kita, para pendidik, orang tua, ulama, pengelola televisi, media massa, dan tentu juga pemerintah. Angka-angka yang terungkap itu, boleh jadi puncak gunung es. Setelah ini, apakah kita membiarkan bencana moral itu terus berlangsung –yang nauzubillahdapat saja menimpa keluarga kita?
Ya Allah, ini bencana yang nyata dan sangat menakutkan ….
Readmore Baby...
Seks Bebas Remaja AS Dan Eropa Dimulai Usia 15 Tahun
Survei pada 24 negara di Amerika Utara dan Eropa menunjukkan bahwa perilaku seks remaja sudah dimulai sejak usia 15 tahun.
Survei dilakukan kepada 33.943 di 24 negara dan dikerjakan Service Médical du Rectorat de Toulouse tersebut, menunjukkan 13,2 % remaja berperilaku seks aktif semenjak usia 15 tahun dan tidak menggunakan alat kontrasepsi. Sementara 82% lainnya, menggunakan alat kontrasepsi.
Dr Emmanuelle Godeau dari Service Médical du Rectorat de Toulouse menyatakan, mayoritas remaja AS dan Eropa bertanggung jawab dalam melakukan perilaku seksnya.
"Melindungi diri mereka sendiri dan rekannya untuk mencegah kehamilan dengan menggunakan alat kontrasepsi kondom atau pil," katanya.
Meski demikian, menurut Emmanuelle, di beberapa negara masih diperlukan promosi perilaku seks yang lebih bertanggung jawab pada remaja.
Prosentase remaja usia 15 tahun yang menyatakan hubungan seksual (intercourse) bervariasi pada beberapa negara, antara 14,1% di Kroasia hingga 37,6% di Inggris.
Remaja pria lebih condong melakukan perilaku seksual intercourse ketimbang remaja perempuan. Kondom merupakan alat kontrasepsi yang paling populer di antara mereka. Bagaimanapun presentasi penggunaan kondom pun bervariasi dan berbeda di tiap negara, mulai 53% di Swedia dan 89% di Yunani.
"Kondom meskipun bukan metode terbaik untuk mencegah kehamilan, namun bisa melindungi penularan penyakit seksual. Angka kegagalan kondom mencegah kehamilan pada tahun pertama penggunaan sebanyak 14,5%," katanya.
Sedangkan pil kontrasepsi, lanjutnya, merupakan alat kontrasepsi kedua yang paling banyak digunakan oleh remaja yang disurvei tersebut. Sama dengan halnya kondom, penggunaan pil pun beragam dari berbagai negara, mulai 3% di Kroasia hingga 48% di Belgia dan Belanda.
Penggunaan keduanya yakni kondom dan pil, juga relatif sering dilakukan oleh remaja AS dan Eropa. Yakni mulai 2,6% di Kroasia dan 28,8% di Kanada. Sedangkan di Eropa Utara dan Barat, penggunaan pil kontrasepsi adalah sesuatu yang tidak umum.
"Ini nampak seperti ada pola berdasarkan geografi dalam penggunaan alat kontrasepsi. Hasil survei menunjukkan bahwa presentasi penggunaan alat kontrasepsi tertinggi dan efektif adalah di Eropa Barat," paparnya.
Menurut dia, tidak ada negara dari Eropa Tengah atau Timur, dengan pengecualian Masedonia, yang memiliki presentasi tinggi penggunaan alat kontrasepsi. Sehingga remaja-remaja di sana kurang terlindungi dengan baik.
Dr John Santelli dari Universitas Kolumbia, New York menyatakan hasil survei tersebut memang rasional. Dengan tingkat penggunaan alat kontrasepsi yang tinggi, maka angka kehamilan pada usia remaja menjadi rendah seperti yang terjadi di Belanda.
"Negara ini secara kuat menerima pesan bahwa penggunaan alat kontrasepsi harus dipastikan bisa diakses oleh remaja. Serta mereka juga harus mendapatkan pendidikan seks secara benar," paparnya. "Contoh tersebut merupakan tantangan yang harus dijawab. Yakni perilaku seksual remaja pasti selalu memberi konsekuensi jangka pendek maupun panjang," lanjutnya.
Sementara di Australia, dilaporkan bahwa satu dari lima remaja perempuan secara sengaja mengakses pornografi melalui internet yang mendorong mereka untuk menirunya. Sementara sepertiga remaja mengaku, sering diganggu atau digoda seseorang yang sedang online. Ahli Psikologi Remaja, Dr Michael Carr Gregg menyatakan, beberapa remaja perempuan telah melakukan perilaku seksual meniru dari apa yang dilihatnya di internet.
"Ilusi dunia maya itu memberikan mereka keberanian untuk mempraktekkan di dunia nyata," katanya. "Saya berfikir hasil survei telah membuka mata kita. Bahwa situasi remaja kita sudah semakin buruk," tuturnya.
Survei di Negara Australia ini, diikuti oleh 800 remaja perempuan dengan usia 12-18 tahun melalui situs web yang dilakukan selama satu tahun. Survei ini menemukan bahwa 25% dari remaja itu merasa diganggu dan digoda secara online. Sedanhgkan, lebih dari 40% mengaku telah diminta untuk mengirimkan gambar telanjang foto dirinya atau setengah telanjang melalui internet.
Readmore Baby...
